satu jam bersama secangkir kopi

Hai…

Apa kabar kamu ?

Surat ini aku tulis karena untuk memenuhi janjiku di akhir bulan kemarin, aku berjanji untuk menuliskan beberapa kata tentang cuilan syurga yang selalu kau kunjungi, yah..aku tau kau seorang traveling, tapi asal kau tau saja bahwa aku bahkan tidak tau detail dari syurgamu itu. Maaf, bukan artikel tentang syurga yang kutulis, tapi surat rinduku tentang satu jam berdiskusi dengan kamu, dalam buaian dua cangkir kopi, satu kopi hitam untukmu dan satu cangkir capuchino untukku, di sebuah meja kecil di pojok sebuah rasi bintang di galaksi bimasakti.

Baca lebih lanjut